KETERAMPILAN DALAM MENGAJAR PAUD


Pertemuan ke 15

Menjadi guru PAUD tidaklah mudah, diperlukan beberapa keterampilan yang harus dipelajari dan dimiliki guru dalam mengajar di kelas. Pembelajaran merupakan suatu proses yang kompleks dan melibatkan berbagai aspek yang saling berkaitan. Oleh karena itu, untuk menciptakan  pembelajaran yang kreatif, dan menyenangkan, diperlukan berbagai keterampilan. Diantaranya adalah keterampilan membelajarkan atau keterampilan mengajar. Turney (1973) mengungkapkan ada 8 keterampilan mengajar yang sangat berperan dan menentukan kualitas pembelajaran yaitu, keterampilan bertanya, memberi penguatan, mengadakan variasi, menjelaskan, membuka dan menutup pembelajaran, membimbing diskusi, mengelola kelas dan mengajar kelompok kecil dan perorangan.
            Cara guru mengajar sangat mempengaruhi ketercapaian tujuan pembelajaran yang telah dibuat. Dahulu, guru PAUD banyak menggunakan model pembelajaran Klasikal. Model pembelajaran Klasikal menuntut untuk semua permasalahan pembelajaran diselesaikan di dalam kelas, dan guru sendiri yang menjadi sumber belajar bagi anak.
Pembelajaran yang berupa “prinsip, hukum, ketentuan, dan tata tertib” haruslah diajarkan kepada anak secara real (benar) dan bersifat memaksa (doktrin). Seperti contoh mengajarkan tata tertib lampu lalu lintas. Ini akan sangat bertentangan dengan pembelajaran yang bersifat “Permisif” dimana anak diberikan kebebasan untuk melakukan apa saja yang anak inginkan. Harus digaris bawahi, walaupin anak diberikan kebebasan akan tetapi guru tetap harus memberikan batasan yang sesuai. Contoh membiarkan anak menggambar apa saja yang sesuai dengan tema binatang.
Teori Edwar De Bono di bagi menjadi 2 yaitu pemikiran yang bersifat divergen (menyebar) dimana pemikiran yang dapat menyelesaikan masalah dari berbagai jalan, sering disebut juga pemikiran kreatif.  Kemudian pemikiran yang bersifat konvergen yaitu pemikiran yang apabila menyelesaikan masalah, hanya dengan satu jalan. Nah disini pemikiran yang divergen yang harus di tumbuhkan oleh guru dalam pembelajaran PAUD. Agar nanti dikemudian hari anak dapat menjadi seseorang yang kreatif.

Komentar

Posting Komentar